Jumat, 07 Maret 2008

di mulai dari sini....

Sebuah jalan golongan IIIC yang setara lulusan S2 (loh kug jadi golongan PNS?) yang merupakan percabangan langsung dari lalu-lintas terpadat se Indonesia, jalur pantura di situlah terdapat sebuah jalan yang gag terlalu terkenal dan terlihat seperti jalan- jalan lainya, namun barangkali sangat bersejarah bagi kami, namanya jalan patimura, jalan dimana dulu setiap pagi kami selalu melewatinya, menapakkan kaki nya menyusuri jalan dimana berdiri sebuah Sekolahan Menengah Atas Negri tempat kami menghabiskan waktu kurang lebih selama 3 tahun, dan kami bangga jalan pattimura dan tentunya SMA yang telah membesarkan kami, menjadi bagian dari hidup kami yang terasa singkat itu. Sekolahan yang tidak begitu megah, bahkan terlihat sederhana dengan 21 ruang kelas, 12 kamar mandi dan WC, 4 buah lapangan (basket,tenis,voli,takraw) dan beberapa ruangan administrasi didalamnya.
Dan siang itu, enam mahluk penghuni SMA dengan baju putih abu-abunya yang masih melekat di tubuhnya berlarian (tentunya gak lari-larian beneran, tapi maen basket) ditengah lapangan basket dengan terik matahari yang begitu menyengat dan memang menurutku tak lazim dilakukan bagi sebagian mahluk berakal lainya. Ritual gila yang jarang terlintas di pikiran orang gila sekalipun ini entah mengapa menjadi suatu ritual yang begitu menyenangkan setidaknya sampai tulisan ini akuh buat, kami masih sering melakukakan ritual gila tersebut meski sudah melepas masa putih abu-abu kami.Mahluk gila tersebut adalah Ramma, Yoga, Hanif, Reza, Alam, dan Akuh Lolik. (di urutkan dari yang paling gila menuju yang agak waras). Mahluk yang pertama adalah Ramma, sosok mahluk yang paling semangat diantara semuanya, cocok untuk mengisi lowongan satpam di sebuah kantor (loh gak nyambung?) mahluk kedua bernama Yoga, diduga mengidap skizoprenia, sebuah ganguan kepribadian ganda, namun kepribadian ganda yang diderita mahluk yang satu ini adalah kepribadian cowok dan kepribadian cewek, bisa dibayangkan? Hanif sebagai mahluk yang dibesarkan di lingkungan pedesaan terpencil, merupakan sosok yang penurut, lugu, polos, dan apa adanya alias pas-pasan, lhooh??. Reza masih satu species dengan hanif bisa di sebut pithekatrokpus ndesous namun sedikit lebih maju ketimbang pendahulunya tersebut. Alam? Mahluk yang satu ini jago banget ngeles (bukan ikut bimbingan belajar). Dan mahluk terakhir adalah akuh, sosok sanguinis popular yang mengidap mental disorder yang bila kambuh sering menunjukan perilaku aneh dan sering kencing sembarangan, loh?.
Setelah puas berpanas-panasan ria, kami pun kumpul bareng, biasa ngomongin orang lain ma ngomongin benda apa yang bisa buat makan siang di tengah lapangan basket yang terik ini!Akuh : eh, nyadar gag kita udah kayak gini terus, bareng-bareng trus udah setahun lebih…(gw nyoba buka obrolan)
Hanif : tadi pas akuh berangkat sekolah akuh mo nabrak ayam loh. (bukan jawaban yang di harapkan)
Ramma : trus?? (nyoba nyambung, meski dengan muka merah kehijau-hijauan nyah, abis kebakar sinar matahari)
Akuh : yah knapa kug kita gag bentuk kayak geng, atau komunitas apalah? (bersemangat)Hanif : ayam nyah tuh gag tau knapa kayak pengen dilindes ban motor gw! (makin gag nyambung)
Ramma : iyah knapa kita gag kepikiran kayak gini dari dulu! (ikut bersemangat dengan muka masih merah kehijau-hijauan)
Hanif : untung ajah ayam nyah gag kelindes! (menunjukan tanda-tanda marabahaya)
Akuh : (masih terkendali meski situasi makin tak bersahabat)
Yoga : trus kita mobikin komunitas kayak apa? Geng motor gitu? (eh, dulu lum ada geng motor ding)
Ramma : gimana kloh komunitas gila pilem, kita kan maniak pilem smua (mulai melancarkan ide-ide sepihaknya)
Rezza : komunitas playboy ajah (makin gila ajah niy orang)
Hanif : kloh kelindes kan enak kita bisa pesta ayam panggang abis ini! (dengan PD nyah, tanpa sadarbahaya sedang mengancamnyah)
Alam : masa kita harus sodaramu, nip? (nyoba nyambung tapi ngeles ajah niy orang)
Akuh : yah bikin komunitas ayam panggang, gitu ajah kug repot (lengkap deh sekarang kita udah terjangkit virus H4-N1p,sebuah virus yang ditularkan oleh hanif dengan gejala awal hilang kesadaran alias gila ringan)
Singkat cerita, berawal dari itulah mereka, sekumpulan mahluk aneh dengan segala kepribadian, karakter, dan jalan hidup yang berbeda-beda, mereka berikrar untuk tetap bersatu, sampai saat ini, tau bahkan lebih dari tahu akan arti seorang sahabat, mereka menyebutnya Pattimoera street soldier…… diambil dari nama jalan diman sekolahan kita dulu berdiri jl.pattimoera dan untung nyah nama jalan itu bukan jl.Gajah kan tar jadi gajah street soldier gak banget kan...?

0 komentar: